Cara Jadi Karyawan Sekaligus Pengusaha


Menjadi karyawan dengan gaji pas-pasan tentu bukan hal yang menyenangkan. Kenaikan harga kebutuhan barang pokok tidak diimbangi dengan kenaikan pendapatan keluarga. Hal semacam inilah yang seringkah menjadi pemicu stres dan frustasi. Keberhasilan orang lain yang memiliki bisnis sendiri sangat menggoda. Namun, jangan khawatir, kita juga bisa membangun bisnis kecil sendiri sambil tetap mengerjakan pekerjaan utama di kantor.
Anda ingin menjadi orang sukses, baik dalam pekerjaan, bisnis, ataupun keluarga? Andaikan semua bisa berjalan seimbang betapa indahnya hidup ini. Namun begitu, bila memutuskan untuk menambah pekerjaan dengan menekuni bisnis sampingan, siapkan mental lebih kuat. Kesiapan mental sangat diperlukan karena menambah bisnis sampingan berarti akan menimbulkan dampak baru pada dua sisi, yaitu pekerjaan kantor dan keluarga.
Percayalah, kita akan sukses dengan bekal kreativitas dan inovasi baru yang berbeda serta unik. Asal tak ada keraguan dan berkeyakinan tinggi semua pasti bisa diatasi. Selamat mencoba bisnis baru dan semoga sukses!

BISNIS VS KEMAMPUAN FINANSIAL


Berapa perkiraan modal yang diperlukan untuk sebuah bisnis sampingan? Akankah mendapatkan penghasilan yang menjanjikan? Memulai bisnis memerlukan sebuah
perencanaan matang meskipun hanya sebagai bisnis sampingan. Bisnis sampingan akan mendapatkan hasil maksimal apabila kita memiliki rencana matang.

Membuat rencana keuangan atau proyeksi keuangan juga bukan merupakan hal mudah. Kata lain dari kegiatan seperti ini adalah membuat business plan, yaitu mengatur pendapatan yang masuk, mengembalikan modal, dan memperkirakan penghasilan yang akan didapat dari bisnis tersebut.

Perhatikan komponen yang diperlukan untuk konsep bisnis, seperti modal bisnis, proyeksi penjualan, proyeksi harga produk, proyeksi biaya transportasi, dan proyeksi lainnya. Dengan begitu, semua aspek sudah dianalisis dan siap untuk dijalankan.

Bisnis sampingan artinya memulai bisnis baru dengan modal seminim mungkin, tetapi berpeluang mendapatkan keuntungan yang cukup menjanjikan. Perhatikan kemampuan yang dimiliki saat memulai sebuah bisnis, terutama kemampuan finansial. Rata-rata orang yang ingin melakukan bisnis ini tidak memiliki modal besar, tetapi punya kemauan dan semangat tinggi untuk berbisnis. Jangan tergiur oleh modal pembiayaan besar yang banyak ditawarkan oleh lembaga-lembaga keuangan atau bank.

Jangan sampai kita menjalankan bisnis dengan sistem besar pasak daripada tiang. Terapkan diri untuk disiplin dan memegang teguh komitmen. Pembukuan dan rekening untuk kas keluarga sebaiknya dibuat terpisah dengan urusan bisnis. Arus keuangan yang jelas akan membuat bisnis terus berjalan bahkan berkembang lebih besar dari yang dibayangkan sebelumnya.
Get Paid To Promote, Get Paid To Popup, Get Paid Display Banner
Referral Banners