Profil Astronout Melayu & Muslim

Sheikh Muszaphar Shukor

Dialah Sheikh Muszaphar Shukor, Astronot-Angkasawan negara Malaysia yang terlahir 27 Julai 1972. Dia seorang dokter bedah ortopedik dan merupakan angkasawan Malaysia pertama ke angkasa yang diumumkan oleh Dato’ Seri Abdullah bin Haji Ahmad Badawi pada 25 September 2007 (Selasa) tepat jam 12.00 tengah hari. Tinggal di angkasa selama 10 hari, 21 jam, 14 menit tepatnya di ISS (International Space Station=Stasiun Angkasa Internasional).

Muszaphar terpilih sebagai peserta Program Angkasawan 2006 pada Misi Soyuz TMA-11, Soyuz TMA-10.

Meluncur pada 10 Oktober 2007 dengan menaiki Soyuz TMA-11 menuju Stasiun Angkasa Internasional (ISS) dan kembali ke Bumi bersama tim Ekspedisi 15, Fyodor Yurchikhin dan Oleg Kotov setelah sembilan (9) hari berada di ISS.

Misi selama 11 hari ini dimulai 10 Oktober 2007 jam 9.21 malam waktu Malaysia dan selamat kembali ke bumi pada 21 Oktober 2007 pada jam 6.44 petang waktu Malaysia. Muszaphar adalah seorang Muslim pertama yang menjalani ibadah berpuasa dan menyambut hari raya ‘Idul Fitri di luar angkasa.

Sebagai seorang Muslim, aktifitas berpuasa Ramadhan selama di luar angkasa, mengilhami Majlis Fatwa Kebangsaan Malaysia untuk menerbitkan satu buku panduan untuk Muslim di luar angkasa. Buku berjudul “Perlaksanaan Ibadah di Stasiun Angkasa Internasional (ISS)”. Buku setebal 18 jilid ini menerangkan bagaimana mengetahui waktu solat, dan masalah yang terkait tata cara berpuasa.

Sheikh Muszaphar tiba di Kustanai, Kazakhstan dengan helikopter selepas dari tempat kapsul mendarat

Puasa Ramadhan juga dibahas dalam Buku Panduan yang akan diterjemahkan ke dalam bahasa Rusia, Arab, dan Inggeris ini.

Anan C. Mohd dari Jabatan Kemajuan Islam Malaysia, menyatakan, berpuasa selama perjalanan adalah tidak diwajibkan, maka, Sheikh Muszaphar boleh melakukanya atau tidak, tapi bila mampu danmau, maka waktu puasa adalah sama dengan waktu di Baikonur, dimana tempat kapsul diluncurkan. Bahkan Sheikh Muszaphar merayakan hari raya Idul Fitri pada 13 Oktober, 2007 bersamaan hari Sabtu, dengan menyantap makanan khas Malaysia yang juga dibagikan kepada rekan sesama Kosmonot.

Muszaphar dilahirkan di Kuala Lumpur, Malaysia, Sheikh Muszaphar menamatkan pendidikan sekolah tinggi di Maktab Rendah Sains MARA di Muar. Selanjutnya kuliah di kedokteran pada PT atau Kolej Perubatan Kasturba, Manipal.

Muszaphar menjadi dokter ortopedik, dan menjadi staf pengajar pada RS atau Hospital Universiti Kebangsaan Malaysia (HUKM). Sebelum itu, dia mengabdi di RS Seremban (1998), RS Besar Kuala Lumpur (1999) dan RS Selayang (2000-2001).

Pemilihan Angkasawan Malaysia

Kerajaan Malaysia telah mengadakan Program Angkasawan Malaysia untuk memilih calon angkasawan yang layak. Sebanyak 11,275 calon telah mendaftarkan diri dengan beragam kemampuan akademik, ketahanan fisik, emosi, dan mental. Mereka menjalani latihan terakhir di Kosmodrom Baikonur, Kazakhstan. Muszaphar adalah calon terakhir yang mendaftar pada program ini.

Muszaphar dan tiga calon akhirnya terpilih Program Angkasawan Malaysia. Setelah selesai menjalani latihan di Star City, Russia, Sheikh Muszaphar dan Faiz Khaleed akhirnya dipilih untuk latihan 18 bulan di Russia. Akhirnya, Sheikh Muszaphar terpilih sebagai calon utama Angkasawan Pertama Malaysia, sementara, Faiz Khaleed dijadikan calon.

Kebanggaan
Putera Arab Saudi, Putera Sultan Salman Abdel Aziz Al-Saud merupakan angkasawan pertama negara Islam ke angkasa tahun 1985. Beliau bertindak sebagai pakar muatan dalam kapal angkasa Amerika , Discovery STS-51-G pada 17 hingga 24 Juni 1985. Beliau berbangga dengan misi Malaysia ini dan berharap misi angkasa dunia Islam juga akan terwujud.

Angkasawan Islam dari Syria ialah Mohammed Faris pernah mengunjungi Stasiun Mir milik Rusiua dengan roket Soyuz TM-3 pada 22 Juli 1987 hingga 30 Juli 1987. Juruterbang tentera Afghanistan, Abdul Ahad Mohamad pernah ke Stasiun Mir dengan roket Soyuz TM6 pada 29 Agustus 1988. Rata kepergian Angkasawan Islam ke MIR ditemani 2 angkasawan Russia sebagai pemandu.

Mauikut, silahkan belajar yang rajin lalu jadipintar… and moga2 negara kita mau biayai..

Lho..kok

Iya, sebab ke Angkasa tidak gratis!

Ke Jakarta aja dikit2 duit. Muszaphar ke angkasa, Malaysia harus keluarkan dana sebesar 105 juta Ringgit Malaysia atau sekitar 26 juta dolar. Kalau 1 dolarnya 9.000,- maka duit ini sama dengan Rp 234.000.000.000,- (Dua Ratus Tiga Puluh Empat Milyar) .. weleh 3x..!!

Astronot Malaysia… bagaimana dengan Indonesia?

artikel ini saya ambil dari salah satu halaman blog. isinya sangat bagus dan sangat menggugah...


Agustus 2003, Perdana Mentri Malaysia, Mahathir Muhammad mengumumkan program kerjasama dengan Rusia untuk mengirimkan astronot Malaysia ke ruang angkasa. Program ini sebagai bagian dari perjanjian kerjasama pembelian pesawat tempur Sukhoi SU-30MKM antara Malaysia dan Rusia. Dalam kerjasama tersebut, Rusia akan membiayai dan melatih dua orang astronot Malaysia dan salah satu diantaranya akan dijadikan kandidat untuk berangkat ke International Space Station (ISS) yang direncanakan pada bulan Oktober 2007.

Program pengiriman astronot ini merupakan program pionir yang akan membawa Malaysia dalam eksplorasi teknologi di masa mendatang. Tujuan utama program ini adalah untuk peningkatan sains dan teknologi dalam masyarakat dan dalam industri. Melalui program ini, tentu saja akan diperoleh ilmu dari Rusia maupun negara lain yang akan dapat digunakan untuk pengembangan space science dan aplikasi zero gravity di malaysia.

Setelah memilih lebih dari 10 ribu kandidat, saat ini telah terpilih dua kandidat utama yang akan belajar di Rusia dan salah satunya akan diterbangkan ke ISS. Keduanya adalah Dr. Sheikh Muszaphar Sukhor, 34 tahun, ahli ortopedi dari RS Universitas Kebangsaan Malysia dan Dr. Faiz Khalid, seorang dokter gigi. Dua September 2007, Dr. Sheikh Muszaphar Sukhor akan menjadi astronot pertama Malaysia yang akan diberangkatkan ke ISS. Keduanya bukan hanya punya kesempatan belajar banyak namun juga mencatatkan nama mereka dalam sejarah Malaysia sebagai orang pertama yang akan berada di ruang angkasa. Mengapa topik ini gue tulis disini?

Well..pagi tadi, gue menerima sms yang mengabarkan terpilihnya astronot Malaysia ini. SMS singkat itu mengatakan Malaysia udah punya astronot. indonesia kapan? Kapan lo jadi astronot vi? Well…. pertanyaan singkat yang mengusik gue. Indonesia kapan? Dulu .. duluuuu.. lupa taon berapa.. Indonesia juga pernah memilih dua calon buat jadi astronot. Tapi kemudian dibatalkan dengan alasan yang tidak jelas. Maaf gue ga bisa nerangin banyak karena memang gue ga punya banyak referensi tentang kejadian tersebut. Tapi yang menjadi menarik dari sms itu, ketika gue ingat selain program angkasawan tersebut, dalam bidang Astronomi, Malaysia sedang gencar-gencarnya bergerak maju.

Di tahun 2007, Malaysia juga akan menjadi tuan rumah International School for Young Astronomer (ISYA) yang ke-29 di Kuala Lumpur dan Langkawi. Sebuah pertanyaan iseng kenapa bukan di Indonesia yang memiliki jurusan astronomi dan observatorium Bosscha? Bukankah akan jadi kesempatan yang baik bagi “putra bangsa” untuk belajar lebih banyak? Atau mungkin kita sudah terlalu pintar sehingga tak perlu lagi belajar? Mungkin kita memang lebih sibuk dengan “politik” sampai lupa dengan “pengembangan pendidikan dan sains”. Yang pasti ISYA di Malaysia ini membuka kesempatan yang sangat luas bagi para astronom muda dan pecinta astronomi dari asia tenggara. Sebuah kesempatan yang sangat sayang untuk dilewatkan. Selain itu Malaysia juga sedang melakukan pengembangan Robotic Observatorium di Langkawi National Observatory.

Bagaimana dengan Indonesia? Astronomi di Indonesia memang terus bergerak maju. Salah satunya adalah kerjasama dengan Gunma Astronomical Observatory dalam pengembangan remote telescope sistem GAO-ITB serta rencana dibangunnya teleskop radio di Indonesia.

Tapi jika kita melihat dari lingkup negara, maka kita akan melihat hal yang berbanding terbalik dengan Malaysia. Di Malaysia, pemerintah mendukung sepenuhnya pengembangan sains dan teknologi. Sementara di Indonesia, pengembang memiliki “suara” yang lebih hebat. Bayangkan saja, Observatorium Bosscha yang merupakan kawasan ilmiah dan peneitian harus melakukan program “penyelamatan Bosscha”. Penyelamatan dari apa? penyelamatan dari pengembangan kawasan Bandung Utara. Mengapa harus diselamatkan? Sesulit itukah petinggi-petinggi di Indonesia ini bersuara dan mengeluarkan sebuah keputusan yang menyatakan bahwa kawasan tersebut harus tetap dijaga kondisinya untuk keberlangsungan sains ? Sesulit itukah seorang presiden Indonesia bersuara dan menyatakan bahwa Observatorium Bosscha adalah mata bagi langit selatan yang harus tetap dipertahankan untuk kemajuan sains di Indonesia? Tidak punyakah pemerintah kita visi untuk masa depan? Sesulit itukah sampai Observatorium Bosscha harus “berkampanye” selama beberapa tahun terakhir ini tentang pentingnya kawasan bagi kelangsungan sains dan penidikan astronomi pada negeri ini. Hmm…. mungkin memang sulit kalau kita sudah berbicara tentang proyek di Indonesia. Karena saat kita bicara tentang proyek, maka pengembangan sains maupun pendidikan atau kepentingan masyarakat adalah prioritas nomer 1 paling bawah. Yang pasti Malaysia sudah berpikir jauh kedepan.. merencanakan visi jangka panjang dalam sains teknologi dan industri.

Sangat miris atau mungkin ironi.. ketika negara tetangga kita sedang giat membangun observatorium, negara kita yang sudah punya observatorium justru harus melaksanakan program “selamatkan Bosscha”.

___________

Selamatkan Bosscha sekarang juga !
Quo vadis Observatorium Bosscha?

Astronot Pertama Malaysia Terbang Oktober



AFP
Sheikh Muszaphar Shukor (kiri) terpilih sebagai astronot pertama Malaysia yang akan mengunjungi Stasiun Antariksa Internasional (ISS) dengan penerbangan Soyuz pada Oktober 2007 dan sebagai cadangannya Faiz Khaleed (kanan).





KUALA LUMPUR, SENIN - Seorang dokter akan menjadi angkasawan atau astronot Malaysia pertama yang mengunjungi luar angkasa. Setelah menyingkirkan puluhan ribu kandidat yang tertarik mengikuti seleksi, Sheikh Muszaphar Shukor (34) akan terbang dengana wahana Soyuz milik Russia pada bulan Oktober 2007.

Selain Shukor, seorang dokter gigi militer Faiz Khaleed (26) juga dipilih sebagai astronot cadangan. Keduanya terpilih dari empat kandidat terbaik, terdiri tiga pria dan seorang wanita, setelah menjalani seleksi di Star City, Moskwa. Shukor dan Khaleed kini harus menjalani latihan di tempat yang sama selama 18 bulan untuk mempersiapkan misi peluncuran.

"Saya berdoa kepada Tuhan agar ia menyukseskan misi ini dan membawa nama baik Malaysia di arena internasional," kata Perdana Menteri Abdullah Badawi saat mengumumkan astronot yang terpilih dalam sebuah upacara. Pengiriman astronot Malaysia ke luar angkasa merupakan hasil kesepakatan Malaysia dengan Russia pada 2003 sebagai bagian dari program pembelian 18 pesawat Sukhoi 30-MKM.

Ambisi Malaysia mengirimkan astronot ke luar angkasa digagas Mahathir Mohamad yang mengkampanyekan slogan Malaysia Boleh! sebelum masa pemerintahnnya berakhir. Kampanye tersebut dicanangkan untuk meningkatkan kepercayaan diri dan kebanggan di dalam negerinya.

Sebagai salah satu negara berpenduduk muslim terbesar, Malaysia juga berharap proyek antariksanya menjadi inspirasi bagi negara-negara berpenduduk muslim tebesar lainnya. Malaysia sangat getol mendorong negara-negara muslim lainnya untuk membangkitkan kembali kejayaan dalam bidang sains dan teknologi.



Sumber: AFP
Penulis: Wah

INDONESIA RAYA kita tercinta kapan menyusul...?

Abraham Lincoln : Manusia dengan Motivasi Super Besar



Abraham Lincoln adalah salah satu presiden Amerika yang paling terkemuka dalam sejarah. Beliau dilahirkan di dalam sebuah kabin gelondongan kayu di dekat Hodgenville, kentucky, pada tanggal 12 Februari 1809 dan beliau memulai karirnya benar benar dari bawah.

Karir awal Abraham Lincoln dimulai pada usia 19 tahun sebagai awak kapal yang mengangkut hasil pertanian melalui sungai Ohio dan Mississippi menuju New Orleans.
Pada tahun 1830 Abraham Lincoln bersama dengan ayah, ibu tirinya beserta saudara saudara tirinya pindah ke Decatur, illinois, dimana ia bekerja memilah milah rel untuk digunakan sebagai pagar.

Satu tahun berikutnya (1831) Abraham Lincoln meninggalkan rumahnya dan melakukan berbagai macam pekerjaan mulai dari pekerja kapal hingga pelayan toko untuk bertahan hidup.Karir Abraham Lincoln mulai meningkat di tahu 1834 dimana ia terpilih masuk ke dalam Badan Legislatif Negara bagian illinois. Di tahun 1837 ia juga menjadi pengacara dan terpilih masuk ke dalam Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat pada tahun 1846.

Pidato Lincoln yang brillian pada debat Lincoln-Douglas telah menjadikan Abraham Lincoln terkenal secara nasional, dan partai Republik yang baru saja terbentuk memilihnya untuk melawan Douglas untuk kursi Senat Amerika Serikat pada tahun 1858. Meski Abraham Lincoln kalah pada tahun 1860 Partai Replublik telah mencalonkan Abraham Lincoln sebagai kandidat Presiden Amerika Serikat. Sementara itu Partai Demokrat telah terpecah dan mengajukan 2 calon yaitu Douglas dan Jhon Breckinridge.

Tak lama setelah Abraham Lincoln menjabat muncul perang saudara Amerika pada tahun 1861-1865. perang saudara ini timbul karena perbedaan pendapat yang besar antara kedua belah pihak utara dan selatan tentang perbudakan dan hak-hak sipil.

Peperangan ini memicu Abraham Lincoln untuk mengumumkan Emancipation Proclamation pada 1 januari 1863 dan ia mengupayakannya selama 2 tahun lamanya agar Emancipation Proclamation ini menjadi amandemen bagi konstitusi Amerika Serikat.

Perang saudara yang terjadi mencapai puncaknya pada juli 1863 yang dikenang sebagai konfrontasi paling berdarah anta kedua belah pihak di Gettysburg, Pennyslvania. Penghormatan atas peristiwa berdarah di Gettysburg inilah Abraham Lincoln mengirimkan Gettysburg Address yang merupakan pidato Abraham Lincoln terbesar dalam sejarah Amerika Serikat. Dalam pidatonya Abraham Lincoln bersumpah “bahwa bangsa ini, yang ada dibawah tangan Tuhan, akan memperoleh kelahiran kebebasan yang baru; dan bahwa pemerintah dari rakyat, oleh rakyat, untuk rakyat tidak akan pernah binasa dari muka bumi”.

Impian Abraham Lincoln akan sebuah negara yang bersatu akhirnya terwujud. Sayangnya Abraham Lincoln sendiri tidak hidup untuk menikmati buah dari kedamaian yang telah beliau perjuangkan dengan susah payah. Pada tanggal 15 April 1865, saat sedang menyaksikan perrtunjukkan di Ford`s Theater, washington DC, ia dibunuh oleh aktor pengangguran dan simpatisan Konfederasi, Jhon Wilkes Booth (1838-1865).

Sumber : 100 Pria berpengaruh di dalam sejarah dunia by Bill Yenne
Gambar by sonofthesouth.net
Get Paid To Promote, Get Paid To Popup, Get Paid Display Banner
Referral Banners